Menggambar pemandangan desa langkah demi langkah (sangat mudah)
Hallo Kawan, senang sekali bisa menjumpai Anda. Kali ini saya hadirkan tutorial menggambar pemandangan desa langkah demi langkah dengan cara yang sangat mudah. Proses menggambarnya saya jelaskan sedetail dan sesederhana mungkin sehingga mudah untuk diikuti.
Nikmati tiap langkah dengan santai agar imajinasi Anda mengalir secara alami. Bersabarlah, jangan keburu cepat bisa. Jika Anda sering berlatih maka daya kreasi Anda akan meningkat dengan pesat dan bisa merealisasikan menjadi bentuk aneka pemandangan alam yang menakjubkan.
Mari segera kita mulai.......
1.Kita mulai menggambar pemandangan desa ini dengan sketsa beberapa unsur sebagai berikut :
- Sketsalah 2 kelompok rumah
- Sketsa deretan rumpun pepohonan di belakang rumah tersebut dengan menarik garis horizontal dari tepi kiri ke tepi kanan kemudian sketsa bentuk garis bergelombang kecil naik turun d atas sepanjang garis tersebut.
![]() |
| Sketsa unsur utama pemandangan desa |
2.Tambahkan sketsa beberapa pohon kelapa.
![]() |
| Sketsa beberapa pohon kelapa |
3.Tambahkan sketsa bentuk sungai.
![]() |
| Sketsa sungai |
4.Sketsa beberapa petak sawah. Dianjurkan menggunakan penggaris agar bisa mendapatkan garis yang lurus.
![]() |
| Sketsa beberapa petak sawah |
5.Kita lengkapi pemandangn desa ini dengan gambar beberapa petani sedang memanen padi. Kita mulai dengan sketsa badan dan kaki seorang petani seperti gambar di bawah ini.
![]() |
Sketsa petani sedang memanen padi |
6.Lanjutkan membuat bentuk lingkaran kecil sebagai kepalanya.
![]() |
| Sketsa kepala dari salah satu petani |
7.Sempurnakan sketsa seorang petani tersebut seperti gambar di bawah ini. (Beliau berpose jongkok, tangan kanan memegang sabit, memakai kaos tanpa lengan dan bercelana pendek.
![]() |
| Menyemurnakan bentuk sketsa salah satu petani |
8.Tambahkan sketsa badan dan kaki seorang petani lagi di sampingnya dengan pose yang sama.
![]() |
| Sketsa petani yang lainnya |
9.Sempurnakan sektsa dengan menggambar lingkaran sebagai kepala juga bentuk pakaiannya yang sama dengan pakaian petani pertama (bagian tubuh tidak nampak semuanya karena tertutup petani yang pertama).
![]() |
| Menyempurnakan bentuk sketsa salah satu petani tersebut |
10.Kita tambahkan lagi gambar seorang petani dengan pose sedang berdiri. Kita mulai sketsa awal dengan menggambar bentuk seperti di bawah ini.
![]() |
| Sketsa petani sedang berdiri |
11.Lanjutkan sketsa tangannya seperti gambar di bawah ini.
![]() |
Menambahkan sketsa tangannya |
12.Lanjutkan sketsa bentuk pakaian atas seperti di bawah ini.
![]() |
| Melanjutkan sketsa pakaian atas |
13.Sempurnakan sketsa leheri dan perdetail sketsa pakaian atas seperti gambar di bawah ini.
![]() |
| Menyempurnakan sketsa leher |
14.Kita lanjutkan sketsa celana panjang dan kakinya.
![]() |
| Sketsa celana panjang dan kaki |
15.Sempurnakan sketsa petani ini sebagai bentuk pose sedang menyunggi seikat padi.
![]() |
| Menyempurnakan bentuk sketsa |
16.Perdetail organ kepalanya (rambut, alis, mata, hidung dan bibir) dengan pensil warna hitam.
![]() |
Memperdetail organ kepala |
17.Sekarang kita menggambar matahari bersinar. Kita mulai menggambar bentuk lingkaran dan arsiran dengan pensil warna oren seperti gambar di bawah ini.
![]() |
| Menggambar lingkaran sebagai matahari |
18.Sempurnakan dengan arsiran pensil warna kuning pada seluruh area dalalm lingkaran tersebut..
![]() |
| Menyempurnakan warna matahari dengan arsiran pensil warna kuning |
19.Di sekitar matahari kita beri arsiran ringan/tipis saja dengan pensil warna kuning tua.
![]() |
| Arsiran ringan dengan pensil warna kuning tua daerah sekitar matahari |
20.Gambarlah bentuk garis putus-putus menggunakan penggaris di sekeliling matahari sebagai pancaran sinarnya dengan pensil warna kuning.
![]() |
Menarik garis putus-putus di sekeliling matahari sebagai sinarnya |
21.Sekarang kita mengarsir ruang kosong paling atas sebagai langit dengan pensil warna biru langit.
![]() |
| Mengarsir langit dengan pensil warna biru |
22.Okay….sekarang kita ambil pensil warna hijau muda, kita warnai sketsa beberapa unsur pemandangan desa ini antara lain : pucuk daun pohon kelapa, pucuk deretan pepohonan nampak di kejauhan, hamparan daratan luas di seberang sungai dan hamparan daratan di tepi sawah.
![]() |
| Mewarnai beberapa unsur pemandangan desa dengan arsiran pensil warna hijau muda |
23.Sempurnakan warna deretan pepohonan nampak di kejauhan dan seluruh daun pohon kelapa dengan pensil warna hijau tua.
![]() |
| Mewarnai deretan pepohonan nampak di kejauhan dan seluruh daun kelapa dengan hijau tua |
24.Sekarang kita mewarnai rumah. Kita mulai dengan goresan pensil warna merah bata pada tepi atapnya.
![]() |
| Goresan pensil warna merah bata pada semua tepi atap rumah |
25.Lanjutkan dengan pensil warna oren.
![]() |
| Dilanjutkan dengan pensil warna oren |
26.Lanjutkan dengan arsiran pensil warna kuning ke seluruh bagian rumah kecuali pintu, jendela dan bagian paling bawah.
![]() |
| Arsiran warna kuning ke seluruh bagian rumah |
27.Bagian rumah paling bawah kita warnai dengan goresan pensil warna coklat.
![]() |
| Mewarnai bagain rumah terbawah dengan goresan pensil warna ciklat |
28.Sekarang kita mewarnai pintu dan jendela. Kita mulai dengan goresan pensil warna hitam pada seluruh tepinya.
![]() |
| Goresan pensil warna hitam pada seluruh tepi pintu dan jendela |
29.Sempurnakan warna jendela dan pintu dengan goresan pensil warna coklat pada warna hitam sebelumnya dan berilah goresan warna coklat juga pada seluruh batang pohon kelapa.
![]() |
| Menyempurnakan warna pintu dan jendela dengan goresan pensil warna coklat |
30.Sepanjang tepi sungai kita gores dengan pensil warna coklat.
![]() |
| Goresan warna coklat di sepanjang tepi sketsa sungai |
31.Tepi lembah di seberang sungai kita gores dengan pensil warna hijau tua.
![]() |
| Goresan pensil warna hijau tua sepanjang tepi lembah di seberang sungai |
32.Sekarang kita menggambar hamparan tanaman padi di sawah dengan goresan vertikal pensil warna kuning muda di seluruh area sawah.
![]() |
| Mulai menggambar hamparan tanaman padi di sawah dengan goresan vertikal pensil warna kuning |
33.Gambarlah bentuk seikat padi di bawah 2 orang petani yang berpose jongkok dengan goresan pensil warna kuning. Sebaiknya dihapus dulu area di bawah 2 petani tersebut kira-kira seluas gambar seikat padi yang akan kita buat.
![]() |
Menggambar bentuk seikat padi di bawah 2 petani berpose jongkok dengan goresan pensil warna kuning |
34.Oke……sekarang kita mewarnai sketsa seikat padi yang disunggi seorang petani dengan goresan pensil warna kuning kemudian sempurnakan dengan pensil warna oren di sekitar tali.
![]() |
| Mewarnai sketsa seikat padi yang disunggi |
35.Kita lanjutkan memperdetail warna hamparan tanaman padi di sawah dengan arsiran ringan pensil warna hijau tua ke seluruh area sawah.
![]() |
| Memperdetail warna hamparan tanaman padi dengan arsiran warna hjau tua |
36.Dengan goresan pensil warna hijau tua juga, kita buat bentuk garis bersilang sebagai petak-petak sawah.
![]() |
| Membuat bentuk petak-petak sawah dengan pensil warna hijau tua |
37.Okay….Sekarang kita mewarnai area tepi sungai yang berbatasan dengan hamparan sawah sebagai aliran air (bahasa jawanya “kalen”). Kita mulai dengan goresan pensil warna hijau tua di sepanjang tepi kalen.
![]() |
| Goresan dengan pensil warna hijau tua di sepanjang tepi kalen |
38.Juga pada daratan tepi aliran air/kalen tersebut.
![]() |
| Juga pada daratan tepi kalen |
39.Lanjutkan dengan goresan pensil warna hijau muda pada warna hijau tua sebelumnya.
![]() |
| Melanjutkan dengan goresan pensil warna hijau muda |
40.Lanjutkan dengan goresan ringan pensil warna coklat di bawah warna sebelumnya.
41.Kita sempurnakan dengan arsiran pensil warna kuning pada seluruh area aliran air/kalen yang juga menimpa warna-warna sebelumnya.
![]() |
| Menyempurnakan warna aliran air/kalen dengan arsiran pensil warna kuning |
42.Okkay…Sekarang kita mewarnai air sungai dengan arsiran pensil warna biru dengan penekanan pada tepinya. Pada area tengah sungai dengan arsiran samar-samar saja.
![]() |
| Mewarnai air sungai |
43.Sekarang kita mewarnai para petani. Kita warnai tubuh para petani yang tidak tertutup pakaian dengan goresan pensil warna krem.
![]() |
| Mulai mewarnai para petani |
44.Kaos petani yang menyunggi padi kita warnai dengan goresan pensil warna merah.
![]() |
| Goresan pensil warna merah pada sketsa kaos petani yang menyunggi padi |
45.Celananya dengan pensil warna hitam. Untuk 2 petani yang berpose jongkok, salah satu petani kita warnai kaosnya dengan goresan ringan pensil warna biru, sedangkan petani di sebelahnya berkaos putih (tidak diwarnai). Celana pendek kedua petani tersebut kita beri motif garis kotak-kotak dengan pensil warna biru. Juga perdetail seluruh bagian tubuh para petani ini dimana diperlukan, misalnya mempertegas hitamnya rambut dan lainnya.
Yesss....langkah demi langkah menggambar pemandangan desa sudah selesai. Kita akan mendapatkan pemandangan alam pedesaan nan mempesona seperti gambar di bawah ini.
Bahkan gambar Anda akan lebih bagus dari ini jika lebih detail lagi dalam mengolah warna. Semoga kegiatan ini melatih daya kreasi, imajinasi dan kesabaran Anda. Silakan berkunjung pada tutorial menggambar pemandangan alam lainnya :
- Menggambar pemandangan sawah, petani memanen padi
- Menggambar pemandangan desa, ada petani memanen padi
Dan masih banyak berbagai tutorial menyenangkan yang lainnya. Terimakasih atas kunjungan Anda.












































