Menggambar pemandangan desa saat musim panen padi
Hallo Kawan….senang sekali bisa menjumpai Anda. Kali ini saya hadiahkan tutorial menggambar pemandangan desa saat musim panen padi. Langkah demi langkah saya jelaskan sesimpel mungkin agar bisa diikuti sambil minum kopi.
Dengan kegiatan ini banyak manfaat yang Anda dapatkan, diantaranya :
Oke Kawan…..dengan uraian di atas semoga menggugah semangat Anda untuk mengikuti kegiatan ini dengan riang gembira. Mari segera kita mulai dengan santai..
Dengan kegiatan ini banyak manfaat yang Anda dapatkan, diantaranya :
- Melatih daya imajinasi dan kreasi.
- Melatih ketekunan dan kesabaran menikmati proses.
- Mentadaburi keindahan alam ciptaan Tuhan Yang Maha Kuasa.
- Menghayati kehidupan masyarakat pedesaan yang bersahaja.
- Dan berbagai manfaat yang lainnya.
Oke Kawan…..dengan uraian di atas semoga menggugah semangat Anda untuk mengikuti kegiatan ini dengan riang gembira. Mari segera kita mulai dengan santai..
1.Kita mulai dengan menarik garis horizontal sebagai awal sketsa rumpun pepohonan nampak jauh dan menarik 2 garis sejajar yang makin melebar sebagai sketsa jalan desa seperti gambar di bawahini.
![]() |
| Menarik garis horizontal sebagai awal sketsa rumpun pepohonan nampak jauh dan menarik 2 garis sejajar yang makin melebar sebagai sketsa jalan desa |
2.Kita lanjutkan sketsa dengan menggambar bentuk 2 rumah sederhana, pohon di sebelah rumah dan menyempurnakan bentuk sketsa awal rumpun pepohonan nampak jauh seperti terlihat pada gambar di bawah ini.
![]() |
| Sketsa 2 rumah sederhana, pohon di sebelah rumah dan menyempurnakan bentuk sketsa awal rumpun pepohonan nampak jauh |
3.Sekarang kita sketsa bentuk seorang petani yang sedang berjalan menyunggi padi seperti gambar di bawah ini.
![]() |
| Sketsa bentuk seorang petani yang sedang berjalan menyunggi padi |
4.Oke….kita lanjutkan sketsa bentuk 2 orang petani berpose sedang duduk yang salah satunya nampak memegang sabit.
![]() |
| Sketsa bentuk 2 orang petani berpose sedang duduk yang salah satunya nampak memegang sabit |
5.Yesss….sementara sketsa kita sudah selesai. Sekarang saatnya kita mewarnai. Kita mulai dengan warna dasar pada deretan pepohonan/perbukitan nampak di kejauhan dan daun pohon dengan goresan pastel warna biru. (Pada warna dasar ini, dengan goresan vertikal untuk deretan pepohonan nampak di kejauhan, untuk daun pohon boleh vertikal boleh miring).
![]() |
| Mewarnai deretan pepohonan/perbukitan nampak di kejauhan dan daun pohon dengan goresan pastel warna biru |
6.Kita lanjutkan dengan goresan pastel warna hijau sedang.
![]() |
| Dilanjutkan dengan goresan pastel warna hijau sedang |
7.Kita sempurnakan dengan goresan pastel warna kuning dan sapuan ke seluruh warna sebelumnya.
![]() |
| Disempurnakan dengan goresan pastel warna kuning dan sapuan ke seluruh warna sebelumnya |
8.Demikian juga dengan deretan pepohonan/perbukitan nampak di kejauhan sehingga akan menghasilkan perpaduan dan gradasi warna seperti terlihat pada gambar di bawah ini
![]() |
| Mewarnai deretan pepohonan nampak di kejauhan dengan cara yang sama saat mewarnai daun pohon |
9.Okay….sekarang kita warnai atap rumah. Kita mulai warna dasar dengan goresan pastel warna kuning sedang pada atap bagian atas dilanjutkan dengan kuning tua pada atap bagian bawah. Perhatikan gambar di bawah ini dengan teliti.
![]() |
| Goresan pastel warna kuning sedang pada atap rumah bagian atas dilanjutkan dengan warna kuning tua pada atap bagian bawah |
10.Kita sempurnakan/memperhalus warna dengan sapuan pensil krayon warna putih pada area tertentu bawah atap seperti ditunjukkan pada gambar di bawah ini.
![]() |
| Memperhalus warna dengan sapuan pensil krayon warna putih pada area tertentu bawah atap |
11.Untuk dinding rumah kita warnai dengan goresan ringan/tipis pastel warna abu-abu.
![]() |
| Mewarnai dinding rumah dengan goresan ringan/tipis pastel warna abu-abu |
12.Kita lanjutkan mempertebal sepanjang garis tepi atap bagian samping dengan pensil warna hitam.
![]() |
| Mempertebal sepanjang garis tepi atap bagian samping dengan pensil warna hitam |
13.Kita sempurnakan dengan sapuan ringan menggunakan pastel warna putih pada area dinding tertentu seperti ditunjukkan gambar di bawah ini sebagai efek pencahayaan
14.Okkay…sekarang kita sketsa bentuk pintu dan jendela dengan pensil warna hitam seperti pada gambar di bawah ini.
![]() |
| Sketsa pintu dan jendela |
15.Kita perhalus warna pintu dan jendela dengan pensil krayon warna putih.
![]() |
| Memperhalus warna pintu dan jendela |
16.Siiip….kita tambahkan 2 bentuk pohon kelapa sebagai pelengkap latar belakang pemandangan desa ini, batang pohon dengan goresan pastel coklat tua, daunnya dengan pensil biru sedang seperti ditunjukkan pada gambar di bawah ini.
![]() |
| Sketsa 2 bentuk pohon kelapa |
17.Kita sempurnakan bentuk daun pohon kelapa dengan goresan pastel hijau sedang.
![]() |
| Menyempurnakan warna daun pohon kelapa |
18.Okey….Batang pohon di samping rumah kita warnai dengan goresan pastel warna coklat di sepanjang sisi kiri kemudian disempurnakan dengan goresan pastel kuning tua di sepanjang sisi kanan.
![]() |
| Mewarnai batang pohon |
19.Pondasi rumah kita warnai dengan goresan pastel warna kuning tua.
![]() |
| Mewarnai pondasi rumah dengan kuning tua |
20.Lalu kita sempurnakan dengan goresan pensil warna coklat tua di sepanjang sisi atas pondasi rumah seperti gambar di bawah ini.
![]() |
| Disempurnakan dengan pastel coklat tua |
21.Okay…Sekarang kita menggambar hamparan padi di sawah. Kita mulai sketsa area sawahnya dengan menarik garis tipis menggunakan pensil warna hitam seperti di bawah ini. Teruskan tarikan garis sampai ke tepi kertas gambar, sejajar dengan sketsa jalan.
![]() |
| Sketsa awal area sawah |
22.Kita lanjutkan menarik garis melewati sketsa 2 petani seperti gambar di bawah ini.
![]() |
| Meneruskan sdetsa awal area sawah |
23.Sekarang kita mulai menggambar deretan padi menguning di tepi sawah. Bualah bentuk kerucut dengan pensil warna coklat pada salah satu sisi garis tepi sketsa sawah, semakin jauh bentuk kerucut semakin memendek dan mengecil.
![]() |
| Sketsa awal deretan padi menguning |
24.Di sela-sela kerucut tersebut kita tarik garis-garis vetikal seperti di bawah ini.
![]() |
| Meneruskan sketsa deretan padi menguning |
25.Kita lanjutkan dengan goresan vertikal menggunakan pastel warna kuning tua.
![]() |
| Meneruskan sketsa deretan padi menguning |
26.Kita sempurnakan warna dengan goresan pensil krayon warna kuning muda.
![]() |
| Menyempurnakan warna |
27.Di seluruh area sketsa sawah, kita arsir dengan pensil krayon warna kuning muda.
![]() |
| Mengarsir area sawah dengan pensil krayon warna kuning muda |
28.Pada sisi garis tepi sketsa sawah di depan kedua petani, buatlah bentuk deretan tanaman padi menguning sebagaimana proses menggambar sebelumnya.
![]() |
| Menggambar deretan padi menguning di depan 2 petani berpose jongkok |
29.Berilah beberapa goresan vertikal dengan pastel warna kuning tua di seluruh area sawah.
![]() |
| Goresan vertikal dengan pastel kuning tua di area sawah |
30.Sekarang kita mewarnai seikat padi yang disunggi petani. Berilah goresan warna kuning muda sebagai warna dasar dengan pastel, dilanjutkan warna kuning tua dengan pastel kemudian diperdetail bentuknya dengan beberapa goresan pensil warna kuning tua seperti di bawah ini.
![]() |
| Mewarnai padi yang disunggi petani |
31.Sekarang kita membuat sketsa bentuk 3 onggok padi terikat di samping 2 petani dengan pensil warna coklat seperti di bawah ini.
![]() |
| Sketsa 3 onggok padi terikat di samping 2 petani |
32.Kita warnai ketiga onggok padi tersebut dengan goresan pastel warna kunig sedang.
![]() |
| Mewarnai 3 onggok padi |
33.Okay…..sekarang kita mewarnai sketsa tepi jalan dan area kosong lainnnya dengan goresan tipis pastel warna biru. (Goresan agak tebal pada area tepi sketsa jalan, bawah pohon dan lainnya, lihat gambar di bawah ini)
![]() |
| Mewarnai sketsa tepi jalan dan area lainnya dengan pastel biru |
34.Kita lanjutkan dengan goresan ringan menggunakan pastel warna hijau muda ke seluruh area sebelumnya yang juga menimpa warna biru sebelumnya.
![]() |
| Dilanjutkan dengan goresan pastel hijau muda |
35.Sekarang kita mewarnai hamparan jalan desa dengan arsiran tipis menggunakan pensil warna coklat, agak tebal di sepanjang tepinya.
![]() |
| Mewarnai jalan desa dengan arsiran pensil warna coklat |
36.Area kosong di sekitar kedua petani berjongkok kita beri arsiran ringan dengan pensil warna coklat.
![]() |
| Arsiran pensil warna coklat pada area sekitar 2 petani jongkok |
37.Lanjutkan dengan membuat beberapa bentuk garis vertikal pendek sebagai sisa batang tanaman padi yang sudah disabit menggunakan pensil warna coklat.
![]() |
| Sketsa bentuk sisa batang tanaman padi |
38. Okay…..sekarang kita mewarnai dan mempertegas bentuk sketsa para petani. Rambut berwarna hitam dengan goresan pensil, bagian tubuh yang terlihat dengan pensil warna krem, salah satu petani yang berjongkok diwarnai dengan goresan tipis pensil warna merah (kedua celananya berwarna biru bermotif garis kotak-kotak, menggunakan goresan pensil warna biru dan pensil warna hitam untuk motif garis kotak-kotaknya). Petani yang berjalan menyunggi padi dengan goresan pensil warna merah untuk baju pendeknya dan goresan pensil warna biru untuk celananya). Perdetail pula bagian lain dari gambar para petani ini dengan pensil hitam dimana diperlukan.
![]() |
| Mewarnai dan mempertegas bentuk sketsa para petani |
39.Sekarang kita membuat bentuk awan. Kita mulai sketsa gumpalan awan dengan goresan pastel warna biru seperti gambar di bawah ini.
![]() |
| Sketsa gumpalan awan |
40.Kita arsir tipis area di atas sketsa gumpalan awan tersebut dengan pastel warna biru sebagai langit berwarna biru.
![]() |
| Goresan pastel warna biru sebagai langit |
41.Kita perhalus warna langit biru tersebut dengan sapuan ringan menggunakan kapas.
![]() |
| Memperhalus warna langit dengan sapuan ringan menggunakan kapas |
Yesss…..langkah demi langkah sudah kita kerjakan dengan mudah. Kita akan mendapatkan gambar pemandangan desa saat musim panen padi nan asri seperti gambar di bawah ini.
![]() |
| Hasil akhir |
Bahkan Anda bisa menghasilkan gambar yang lebih indah lagi jika lebih detal mewarnainya. Jangan lewatkan aneka tutorial mudah menggambar pemandangan yang lainnya…..
Dan berbagai tutorial super simple lainnya yang menanti Anda. Terimakasih atas kunjungannya.









































