Hallo Kawan, kali ini saya hadirkan tutorial Menggambar pemandangan desa saat petani memanen padi di ladang. Proses menggambarnya saya usahakan sesederhana mungkin dan rinci sehingga mudah untuk diikuti.
Bentuk pemandangan desa yang kita jadikan media belajar adalah seperti di bawah ini :
Sungguh indah pemandangan ini. Nampak 2 petani sedang memanen padi di ladang/sawah. Hamparan padi menguning ranum. Nun jauh disana ada perkampungan dengan beberapa bangunan rumah yang sederhana. Langit terlihat biru cerah semakin memberi kedamain pemandangan desa ini.
Okkay.....dari ilustrasi gambar di atas, saya jabarkan langkah demi langkah menggambarnya dengan rinci. Nikmati tiap proses dengan santai dan menghayati, bersabarlah......tidak usah keburu cepat bisa. Jika Anda sering berlatih maka daya imajinasi Anda akan meningkat pesat dan bisa merealisasikan dalam bentuk gambar dengan cepat. Hal ini butuh waktu, ketekunan dan ketekunan yang tinggi. Mari kita mulai...
Langkah 1. Kita sketsa gambar petani yang sedang memanen padi di ladang. Ada 2 petani di sini, satu sedang menggenggam padi dan dan sabit, yang kedua sedang membawa padi di kepala (bahasa jawanya "Nyunggi). Kita mulai sketsa petani yang pertama.
 |
| Sketsa petani sedang menggenggam padi dan sabit |
Langkah 2. Lanjutkan dengan sketsa petani yang sedang membawa padi di atas kepala ("nyunggi")
 |
| Sketsa petani sedang membawa padi di atas kepala |
Langkah 3. Sketsa rumpun tanaman padi di bawah kedua petani tersebut.
 |
| Sketsa rumpun tanaman padi di bawah petani |
Langkah 4. Nah sekarang kita mulai sketsa pedesaan. Kita mulai dengan sketsa beberapa rumah sederhana.
 |
| Sketsa beberapa bentuk rumah sederhana |
Langkah 5. Sketsa daratan pedesaan. Di bawah gambar rumah tarik garis agak melengkung dari kiri ke kanan
 |
| Sketsa dataran pedesaan |
Langkah 6. Sketsa deretan rumpun pepohonan sebagai latar belakang gambar beberapa rumah dengan menarik lengkungan-lengkungan kecil dari kiri ke kanan di atas sketsa daratan.
 |
| Sketsa rumpun pepohonan sebagai latar belakang pedesaan |
Langkah 7. Sketsa daun pisang di belakang salah satu rumah.
 |
| Sketsa daun pisang di belakang rumah |
Langkah 8. Okay....rasanya sketsa kita sudah selesai, cukup mudah bukan....? Sekarang saatnya bermain warna. Kita mulai mewarnai langit dengan menggores ruang di atas sketsa rumpun pepohonan dengan pastel warna biru biru cerah, semakin ke atas goresan makin ringan lalu menghilang/tanpa goresan.
 |
| Mewarnai langit dengan pastel warna biru cerah |
Langkah 9. Sekarang mewarnai atap rumah. Goreslah dengan pastel warna coklat sebagai warna dasar.
 |
| Mewarnai atap dengan goresan pastel warna coklat sebagai warna dasar |
Langkah 10. Lanjutkan dengan goresan warna coklat muda (light brown)
 |
| Mewarnai atap rumah dengan cokat muda |
Langkah 11. Sekarang kita mewarnai dinding rumah dengan memberi kesan bayangan di bawah atap. Goreslah sedikit saja ruang di bawah atap dengan warna hitam
 |
| Menggores ringan ruang di bawah atap dengan warna hitam |
Langkah 12. Lanjutkan dengan goresan warna abu-abu, maka akan berpadu dengan warna hitam sebelumnya yang akan membentuk gradasi (semakin ke bawah dominasi warna hitam semakin pudar)
 |
| Menyusul dengan goresan warna abu-abu |
Langkah 13. Sekarang kita mewarnai rumah paling tepi kanan. Untuk atap goreslah dengan warna coklat muda. Untuk dinding warnailah dengan teknik yang sama pada mewarnai dinding rumah sebelumnya.
 |
| Mewarnai rumah paling tepi kanan |
Langkah 14. Memberi kesan kedalaman pada pintu dan jendela rumah dengan goresan warna hitam.
 |
| Memberi kesan kedalaman pada pintu dan jendela dengan goresan pastel warna hitam |
Langkah 15. Sekarang kita mewarnai deretan pepohonan nampak di kejauhan sebagai latar belakang pemandangan pedesaan ini. Mulailah dengan goresan warna hijau tua/sap green sepanjang sketsa pepohonan
 |
| Mewarnai sketsa pepohonan nampak di kejauhan dengan goresan warna hijau tua/sap green |
Langkah 16. Kita susul dengan goresan warna hijau muda/light green di atas warna hijau tua tersebut.
 |
| Menyusul dengan goresan warna hijau muda |
Langkah 17. Kita lanjutkan dengan gorean warna kuning lemon/lemon yellow di atas warna hijau muda juga sapuan merata pada kedua warna sebelumnya (hijau tua dan hijau muda), maka akan membentuk gradasi warna yang indah pada sketsa deretan pepohonan ini (semakin ke atas dominasi warna hijau tua semakin memudar bersatu dengan warna hijau muda dan kuning lemon).
 |
| Menyusul dengan goresan kuning lemon juga sapuan merata pada kedua warna sebelumnya |
Langkah 18. Sekarang kita mewarnai sketsa daun pisang. Goreslah sedikit saja dengan warna abu-abu.
 |
| Menggores skersa daun pisang dengan sedikit warna abu-abu |
Langkah 19. Susul dengan goresan warna hijau sedang.
 |
| Menysusul dengan warna hijau sedang |
Langkah 20. Sekarang kita mewarnai sketsa daratan. Kita mulai dengan goresan warna coklat tua di sepanjang sketsa daratan tersebut terutama bagian bawah seperti terlihat pada gambar di bawah ini.
 |
| Mewarnai daratan dengan warna coklat tua |
Langkah 21. Susul dengan goresan warna coklat muda juga sapuan merata pada warna sebelumnya (coklat tua).
 |
| Menyusul dengan goresan warna coklat muda dan sapuan merata pada warna sebelumnya (coklat tua) |
Langkah 22. Susul dengan goresan warna kuning tua juga sapuan merata pada kedua warna sebelumnya, maka akan membentuk gradasi warna (semakin ke atas warna coklat tua semakin memudar menyatu dengan warna coklat muda kemudian menguning)
 |
| Menyusul dengan goresan warna kuning tua |
Langkah 23. Sekarang kita mewarnai topi petani Goreslah sedikit saja dengan warna merah hati pada area topi seperti yang ditunjukkan pada gambar di bawah ini.
 |
| Mewarnai sketsa topi dengan warna merah hati |
Langkah 24. Susul dengan goresan warna vermillion (merah keorange-an).
 |
| Menyusul dengan goresan warna vermillion |
Langkah 25. Sempurnakan warna topi petani ini dengan goresan warna kuinig sedang (medium yellosw), maka akan membentuk gradasi warna yang mempesona seperti pada gambar di bawah ini.
 |
| Menyempurnakan warna topi dengan kuning sedang |
Langkah 26. Sekarang kita mewarnai petani. Kita mulai dengan mewarnai tubuh petani yang memegang sabit dengan goresan warna coklat tua sedikit saja. Posisi goresan : pada muka bagian belakang, leher, dada dan perut serta tangan bagian bawah.
 |
| Mewarnai tubuh petani dengan warna coklat tua |
Langkah 27. Lanjutkan dengan sapuan merata warna krem muda maka akan membentuk warna gradasi seperti yang terlihat pada gambar di bawah ini.
 |
| Sapuan merata dengan pastel warna krem muda |
Langkah 28. Rambut petani dengan goresan warna hitam.
 |
| Goresan warna hitam pada rambut |
Langkah 29. Kita beralih pada petani satunya yang memakai baju. Kita mulai mewarnai bajunya dengan goresan tipis warna violet tua (dark violer) pada area seperti terlihat pada gambar di bawah ini.
 |
| Mulai mewarnai baju petani dengan goresan tipis warna violet tua |
Langkah 30. Kita lanjutkan dengan goresan warna violet.
 |
| Melanjutkan dengan goresan warna violet |
Langkah 31. Lanjutkan dengan goresan warna rose pink
 |
| Melanjutkan dengan goresan warna rose pink |
Langkah 32. Okey…kita sempurnakan warna baju petani ini dengan goresan pastel warna pink dan sapukan merata ke suluruh warna sebelumnya, maka akan terbentuk gradasi warna pink yang memukau (semakin ke bawah warna pink semakin memudar berpadu dengan warna lainnya).
 |
| Menyempurnakan dengan goresan warna pink |
Langkah 33. Sekarang kita mewarnai tangan petani berbaju ini. Kita mulai dengan goresan pastel warna abu-abu secara tipis saja.
 |
| Mewarnai tangan petani dengan goresan warna abu-abu sedikit saja |
Langkah 34. Kemudia susul dengan goresan warna krem muda secara merata, maka akan terjadi gradasi warna.
 |
| Melanjutkan dengan goresan warna krem muda |
Langkah 35. Sekarang kita mewarnai sketsa seikat padi di atas kepala petani tersebut. Kita mulai dengan goresan ringan pastel warna merah hati.
 |
| Mewarnai seikat padi dengan goresan pastel warna merah hati |
Langkah 36. Lanjutkan dengan goresan pastel warna kuning tua.
 |
| Melanjutkan dengan goresan pastel warna kuning tua |
Langkah 37. Sempurnakan warna seikat padi tersebut dengan goresan dan sapuan secara merata pastel warna kuning muda, maka akan terjadi gradasi warna yang menakjubkan seperti terlihat di bawah ini.
 |
| Menyempurnakan dengan goresan warna kuning muda |
Langkah 38. Alat penyunggi padi kita warnai dengan goresan pastel warna oren tua.
 |
| Mewarnai alat penyunggi padi dengan goresan warna oren |
Langkah 39. Warnai kepala petani tersebut kita warnai dengan goresan pastel warna hitam.
 |
| Mewarnai kepala petani dengan goresan pastel warna hitam |
Langkah 40. Pakaian bawahnya kita warnai dengan goresan pastel warna hitam sedikit saja kemudian disusul dengan sapuan warna krem muda.
 |
| Mewarnai pakaian bawah petani dengan warna hitam sedikit kemudian sapuan warna krem muda |
Langkah 41. Okkay….sekarang kita mewarnai hamparan padi di sawah. Kita mulai dengan goresan pastel warna kuning sedang (medium yellow) secara vertical pada area di bawah petani yang memakai baju.
 |
| Mewarnai area di bawah petani berbaju dengan goresan warna kuning sedang |
Langkah 42. Lanjutkan dengan beberapa goresan pastel warna hitam di sebelah kanannya seperti terlihat di bawah ini.
 |
| Beberapa goresan pastel warna hitam di sebelah kanan petani berbaju |
Langkah 43. Juga pada are kosong di depan petani yang bertopi lebar. dengan pastel warna kuning.
 |
| Juga di depan petani bertopi dengan goresan pastel warna kuning |
Langkah 44. Beralih ke ikat pinggang petani bertopi. Warnailah dengan pastel warna hitam sedikit saja pada bagian depannya, kemudian lanjutkan dengan warna coklat dan sempurnakan dengan sapuan pastel warna oren secara merarta yang akan membentuk gradasi warna.
 |
| Mewarnai ikat pinggang dengan goresan warna hitam sedikit saja pada bagian depan kemudian warna coklat dan disempurnakan dengan sapuan warna oren secara merata |
Langkah 45. Warnailah pakaian petani bagian bawah tersebut dengan goresan pastel warna hitam tipis saja pada bagian depannya kemudian sapuan pastel warna krem muda secara merata yang akan membentuk gradasi warna, semakin ke depan warna krem muda semakin memudar, menjadi gelap karena menyatu dengan warna hitam.
 |
| Mewarnai pakaian petani bagian bawah dengan goresan tipis warna hitam bagain depan dilanjutkan sapuan warna krem muda |
Langkah 46. O ya, sketsalah bentuk segemggam padi di tangan kiri petani tersebut dengan pensil sebagaimana nampak pada gambar bawah ini
 |
| Sketsa bentuk segenggam padi di tangan petani |
Langkah 47. Terukan dengan goresan vertical pastel warna kuning sedang sedang pada seluruh area ladang..
 |
| Melanjutkan dengan goresan warna kunng sedang pada seluruh area ladang |
Langkah 48. Lanjutkan dengan goresan vertical pastel warna kuning lemon/lemon yellow pada seluruh area ladang yang dirasa masih kosong.
 |
| Goresan warna kuning lemon pada seluruh area ladang yang masih kosong |
Langkah 49. Berilah goresan warna coklat sedikit saja pada sketsa padi yang dipegang petani.
 |
| Memberi goresan warna coklat sedikit pada segenggam padi di tangan petani |
Langkah 50. Pada area di bawah petani bertopi berilah goresan pastel warna coklat (brown) sehingga nampak efek bayangan.
 |
| Area di bawah petani diberi gorean warna coklat |
Langkah 51. Sempurnakan/perdetail warna tubuh petani bertopi dengan sapuan ringan pastel warna putih pada muka bagian depan, lengan atas dan punggung sehingga nampak efek pencahayaan.
 |
| Memperdetail warna tubuh petani |
Langkah 52. Kita lanjutkan mewarnai hampran padi dengan beberapa goresan warna hijau gelap (deep green).
 |
| Mewarnai hamparan padi dengan beberapa goresan hijau gelap |
Langkah 53. Area ladang yang dirasa masih kosong kita penuhi dengan goresan pastel warna lemon yellow/kuning lemon.
 |
| Area ladang yang dirasa masih kosong diberi goresan warna kuning lemon |
Langkah 54. Pertegas warna hamparan tanaman padi dengan goresan ringan pastel warna coklat pada area di bawah petani juga yang dekat dengan kita.
 |
| Mempertegas hamparan tanaman padi dengan warna coklat |
Langkah 55. Sekarang kita mewarnai sabit yang dipegang petani. Goreslah secara ringan bagian tengah sabit dengan pastel warna hitam dan susullah dengan sapuan merata warna putih.
 |
| Mewarnai sabit petani |
Langkah 56. Okey….sekarang kita mempertegas warna semua bagian pemandangan pedesaan ini. Kita mulai dengan mempertegas daratan. Sapukan secara merata dengan pastel warna coklat pada seluruh area daratan terutama yang warnanya belum sesuai dengan imajinasi kita.
 |
| Mempertegas warna daratan |
Langkah 57. Pertegas juga warna seikat padi yang dibawa petani dengan sapuan merata pastel warna kuning lemon/lemon yellow.
 |
| Mempertegas warna daratan |
Langkah 58. Pertegas semua bagian pemandangan pedesaan ini dengan pensil pada bagian yang diperlukan terutama pada tepi gambarnya, di bawah ini mempertegas gambar petani bertopi pada semua bagian tepi badan mulai dari topi ke bawah.
 |
| Mempertegas gambar petani dengan pensil |
Langkah 59. Pertegas pula semua gambar rumah terutama pada tepinya juga efek bayangan di bawah atap.
 |
| Mempertegas semua gambar rumah dengan pensil |
Okay Kawan…..bergembiralah......proses panjang sudah kita lalui, kita akan menghasilkan gambar pemandangan pedesaan indah mempesona seperti di bawah ini. Bahkan Anda mungkin lebih bagus dari gambar ini.
Yap!!! Sukses, dengan kegiatan ini akan membangkitkan daya kreasi kita, melatih kesabaran juga sebagai sarana tadabbur alam ciptaan yang Maha Kuasa. Silakan menikmati pemandangan lainnya yang lebih sederhana...
Juga aneka tutorial indah lainnya. Terimakasih atas kunjungan Anda.